Home  / Internasional
Terkait Status Yerusalem, Trump Telefon Pemimpin Negara-Negara Arab
Rabu, 6 Desember 2017 | 08:43:41
(Foto: Mike Segar/Reuters)
Presiden AS Donald Trump diingatkan bahwa pengumuman terkait Yerusalem dapat berakibat fatal
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berupaya memenuhi janji kampanyenya untuk memindahkan Kedutaan Besar di Israel ke Yerusalem. Langkah tersebut sudah pasti memunculkan reaksi negatif dari sekutu-sekutu Negeri Paman Sam di Timur Tengah, seperti Arab Saudi.

Seorang pejabat senior AS menerangkan, Trump diyakini akan mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Meski demikian, pemindahan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem akan ditunda hingga enam bulan ke depan. Untuk itu, Trump sudah memberi tahu para pemimpin negara-negara Arab.

Dilansir Reuters, Rabu (6/12/2017), Presiden Trump disebut sudah menelefon Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, Raja Abdullah dari Yordania, Presiden Mesir Abdel Fattah el Sisi, dan Raja Salman bin Abdulaziz dari Kerajaan Arab Saudi. Sang presiden juga sempat berbicara dengan Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu.

Juru bicara Gedung Putih, Sarah Sanders mengatakan, Presiden Trump akan menyampaikan pidato terkait rencana pengakuan Yerusalem itu pada siang waktu setempat.

“Presiden, bisa saya katakan, sangat solid dalam pemikirannya pada titik ini,” ucap Sanders.

Kabar pemberitahuan Trump terhadap negara-negara Arab itu dikonfirmasi oleh juru bicara Mahmoud Abbas, Nabil Abu Rdainah. Dalam perbincangan tersebut, Abbas mengingatkan Trump akan konsekuensi berbahaya terhadap proses perdamaian, keamanan, dan stabilitas kawasan serta dunia.

Sementara itu, Kerajaan Yordania yang mengelola situs suci umat Islam di Yerusalem, menyatakan bahwa pemindahan Kedubes itu akan berakibat fatal bagi kawasan. Pemindahan juga akan mengganggu upaya AS dalam mendorong perundingan damai Israel-Palestina.

Adapun Kerajaan Arab Saudi mengatakan bahwa pengumuman status Yerusalem itu akan memicu kemarahan Muslim di seluruh dunia.


(war/okezone)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Protes Berdarah di Tepi Barat, Roket Ditembakkan dari Gaza ke Israel
Masyarakat Internasional Diminta Merawat Spirit Bung Karno dan Imam Khomeini
Soal Yerusalem, FPI Minta Jokowi Usir Dubes AS dari Indonesia
Trump Akhirnya Akui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel
Sejarah 100 Tahun Konflik di Yerusalem yang Perlu Kamu Tahu

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad