Home  / Hukrim
Ancam Warga dengan Clurit, Warga Sumahilang Pekanbaru Diamankan Polisi
Selasa, 11 September 2018 | 22:22:09
Humas Polresta Pekanbaru
Tersangka BS alias Beni (40) tahun dan barang bukti senjata tajam jenis celurit saat diamankan di Mapolsek Pekanbaru Kota Pekanbaru, Sabtu 08 September 2018 malam, sekira pukul 22.00 WIB.
PEKANBARU, riaueditor.com - Aniaya dan ancam seorang pemuda dengan senjata tajam jenis celurit, warga Jalan Jenderal Sudirman Gg. Hidayah Kelurahan Sumahilang Kec. Pekanbaru Kota, ditangkap Polsek Pekanbaru kota, Sabtu 08 September 2018 malam, sekira pukul 22.00 WIB.

Pelaku diketahui berinisial BS alias Beni (40) tahun. Ia diamkan petugas saat pelaku berada di rumahnya, setelah adanya laporan RA alias izal (28) tahun korban penganiyaan dan sekaligus pengancaman dengan senjata tajam kepada petugas Polsek Pekanbaru Kota.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan sebilah senjata tajam jenis Clurit dan mengamankan pelaku ke Mapolsek Pekanbaru Kota, guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Informasi yang dirangkum dari Polresta Pekanbaru, sebelum pelaku BS alias Beni diamankan, korban Ra alias izal pada Sabtu 08 September 2018 malam sekira pukul 22.00 WIB, melihat ada keributan di Jl. Jend. Sudirman Gg. Hidayah RT 001 RW 004 Kel. Sumahilang Kec. Pekanbaru Kota Pekanbaru.

Kemudian pelaku mengampiri korban dan melakukan penganiyaan terhadap korban serta mengeluarkan Clurit dari pinggangnya sembari mengacungkan ke arah korban. Korban pu saat itu tidak bisa melawan dan pergi meninggalkan pelaku.

Merasa jadi korban penganiayan dan pengancaman senjata tajam, korban RA melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Pekanbaru Kota, untuk mempertanggungjawabkan perbuatan pelaku.

Usai menerima laporan korban, Kapolsek Kompol Hanafi, memerintahkan Kanit Reskrim Iptu Efrin Johanson Manullang bersama dengan Tim Opsnal dan Tim Riksa melakukan penyelidikan terhadap pelaku.

Tepat Sabtu 08 September 2018 malam, sekira pukul 22.00 WIB, berhasil BS alias Beni (40) tahun, dilakukan penangkapan tanpa perlawan saat pelaku berada di rumahnya.

Ketika petugas menginterogasi pelaku, BS alias Beni mengakui telah melakukan pemukulan terhadap korban RA dan kemudian petugas mengamankan BB senjata tajam jenis Celurit untuk selanjutnya pelaku dan BB dibawa ke Polsek Pekanbaru Kota, guna diproses lebih lanjut.

Atas perbuatan pelaku terancam dikenakan Pasal 2 UU Darurat tahun 1951 tentang keemilikan sajam tanpa izin atau 335 atau Pasal 352 KUHP penganiyaan.

Kapolresta Pekanbaru KBP Susanto SIK SH, lewat Paur Humas Ipda Budhia Dianda saat dikonfirmasikan Selasa 11 September 2018 siang, membenarkan adanya penangkapan pelaku penganiyaan dengan disertai pengancaman yang dilakukan Polsek Pekanbaru Kota pada Sabtu 08 September 2018 malam, sekira pukul 22.00 WIB.

"Ya benar, pelaku dan barang buktinya sudah diamankan di Mapolsek Pekanbaru Kota Resta Pekanbaru, guna dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut," pungkas Budhia. (ars)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Satkes Kogasgabpad NTB Terus Berikan Pelayanan Kesehatan Warga Korban Gempa Lombok
Puluhan Warga Merangin Terkena Dampak Pembangunan Jembatan Geruduk Kantor Dewan
Polisi dan Warga Inhu Tangkap Seekor Buaya Liar di Perkebunan
Peduli Kesehatan Masyarakat, Danramil 02 Rambah Bangun Jamban Warga
Viral Video Kirab Satu Negeri GP Ansor Diusir Warga

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad