Home  / Hukrim
Diduga Sarat Penyimpangan, Kejari Kampar Bidik Proyek Kegiatan Icon Plus 2017
Selasa, 21 Agustus 2018 | 15:16:46
ist.
KAMPAR, riaueditor.com - Kejaksaan Negeri Kampar sedang melakukan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) proyek kegiatan Icon Plus di Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Kominfo) dan Persandian Kabupaten Kampar.

Proyek kegiatan senilai 3,5 milyar lebih yang bersumber dari APBD tahun 2017 diduga sarat penyimpangan.

Kepala Kejaksaan Negeri Kampar, Dwi Antoro, SH melalui Kasi Pidsus, Ruly, SH saat dihubungi awak media, Rabu (15/8/2018) mengakui hal itu. Namun enggan membeberkan siapa saja pihak yang sudah diperiksa.

Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kampar, Arizon mengakui adanya surat pemanggilan oleh Kejaksaan Negeri kepada dua orang stafnya.

Ia mengatakan, bahwa kegiatan Icon Plus tersebut dimasa kepemimpinan kepala dinas sebelumnya. Mengenai sejauh mana prosesnya dia mengaku tidak mengetahui.

"Ya, ada surat pemanggilan 2 orang staf oleh pihak Kejaksaan, namun saya tidak mengetahui sudah sejauh mana prosesnya berjalan," ujarnya 

Sementara itu, Kepala divisi operasional LSM Indonesia law enforcement (Inlaning), Syailan Yusuf kepada awak media, Selasa (21/8/2018) menyampaikan dukungannya.

"Kita sangat mendukung upaya dilakukan pihak Kejaksaan Negeri Kampar," ujarnya

Ia meminta agar pihak Kejaksaan serius mengusut tuntas hal itu. (sy)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Warga Sebut, Proyek Peningkatan Jalan Di Pulau Tinggi Proyek ‘Siluman’
Proyek Turap Dialihkan ke Desa Lain, Warga Dumai Protes
Lagi, Mahathir Batalkan Proyek Infrastruktur Dengan China
DPRD Riau Sidak Tiga Proyek Strategis
Pembangunan Proyek Strategis Nasional di Riau Terancam Ditunda

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad