Home  / Hukrim
Diduga Peras Penyalahgunaan Narkoba Rp 200 Juta, 3 Oknum Polda Riau Ditangkap
Sabtu, 10 Maret 2018 | 16:31:28
ilustrasi
PEKANBARU, riaueditor.com - Tiga oknum polisi yang berdinas di Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau ditangkap Polres Rokan Hulu, Selasa (13/2/2018).

Ketiganya ditahan lantaran diduga memeras seorang penyalahgunaan narkoba sebesar Rp200 juta.

Mereka kini ditahan dan masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Rokan Hulu, Riau.

Kapolda Riau Irjen Pol Nandang saat dikonfirmasi, membenarkan penangkapan ketiga oknum polisi tersebut.

"Iya benar. Ketiganya saat ini telah ditahan di Polres Rokan Hulu," sebut Nandang, Sabtu (10/3/2018).

Ia menjelaskan, ketiga oknum yang berdinas di Ditresnarkoba Polda Riau itu diduga menyalahgunakan wewenangnya dengan meminta uang kepada penyalahgunaan narkoba inisial AH (41). 

"Awalnya mereka menangkap seorang penyalahgunaan narkoba, tapi tidak mereka proses. Mereka malah menyalahgunakan wewenangnya dengan meminta uang kepada orang itu," jelas Nandang.

Menurut Nandang, seharusnya setelah mengamankan pelaku penyalahagunaan narkoba tersebut, ketiga oknum itu menindaklanjuti kasusnya.

"Seharusnya setelah menangkap, mereka memprosesnya, bukan malah sebaliknya mereka memerasnya," ujar Nandang.

Nandang menyebutkan, pihaknya serius untuk menindaklanjuti laporan warga yang menjadi korban pemerasan tersebut.

"Kita serius, makanya kita tahan ketiganya untuk diproses. Dalam hal ini tindak pidana umumnya, kami kenakan ke mereka. Makanya, mereka ditahan disana (Polres Rohul-red)," kata Nandang.

Informasi yang dihimpun, peristiwa dugaan pemerasaan terhadap penyalahgunaan narkoba ini terjadi pada Selasa (13/3/2018) malam lalu, sekitar pukul 23.00 WIB. 

Ketiga oknum Polisi yang bertugas di Ditresnarkoba Polda Riau itu lalu mendatangi rumah penyalahgunaan narkoba berinisial AH di Batang Kumu, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rohul, Riau.

AH kemudian ditangkap, namun ketiga oknum polisi itu tidak memprosesnya lebih lanjut. 

Mereka diduga malah mengajak damai (86-red) dengan meminta uang tebusan atas dugaan narkoba itu sebesar Rp250 juta.

Setelah bernegosiasi, AH hanya menyanggupi Rp200 juta. Oleh warga kasus ini lalu dilaporkan ke Polsek Tambusai.

Atas laporan Polsek Tambusai diback up Polres Rohul kemudian menangkap ketiga anggota Diresnarkoba Polda Riau tersebut. (dede)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Bakamla RI bersama Malaysia Tuntaskan Operasi Malindo
Panglima TNI: Operasi Pemeliharaan PBB Langkah Komprehensif Upaya Cegah Konflik
Bahas Operasi Udara Maritim, Bakamla RI Gelar Rakor
Modus Bayar Uang Pintu, Security PKS PT PAS Diduga Peras Sopir Truk yang Ngantri
Kopkar Halliburton Duri Raih Koperasi Berprestasi Kabupaten Bengkalis 2018

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad