Home  / Hukrim
Istri Perawat RS National Hospital Resmi Laporkan Pasien Korban Pelecehan dan Suaminya
Senin, 12 Februari 2018 | 23:33:22
(Foto: Okezone)
Ilustrasi Pasien RS National Hospital
JAKARTA - Istri perawat Rumah Sakit (RS) National Hospital Surabaya, ZA, Winda Rahmawati resmi melaporkan pasien yang diduga menjadi korban pelecehan seksual Widyanti dan suaminya Yudi Wibowo Sukinto. Mereka dilaporkan ke Bareskrim Polri dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Za sendiri merupakan terduga pelaku yang melakukan pelecehan seksual terhadap Widyawati di RS National Hospital Surabaya beberapa waktu lalu. Winda didampingi pengacara dan eks Komisioner Kompolnas saat melaporkan dua orang itu.

"Saya melaporkan Yudi sama Widya karena merekam tanpa izin dan menyebarkan video viral itu," kata Winda di Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, Senin (12/2/2018).

Winda menjelaskan, pelaporan ini dibuat lantaran pihak korban diduga telah memotong video yang viral di masyarakat. Bahkan, menurutnya, suaminya itu dipaksa untuk mengakui perbuatan pelecehan seksual.

Korban, menurut Winda, sengaja mengarah-arahkan suaminya untuk mengaku khilaf dan meminta maaf atas perbuatannya. Padahal, kata dia sebelum video itu dipotong ada beberapa cuplikan pihak keluarga memaksa suaminya.

"Sebelum di video itu ada dialog yang sebelum direkam. Ada bukti rekaman. Suami saya disuruh ngaku, ditekan disuruh ngaku, nanti maslaah ini selesai," tutur dia.

Terkait dengan dipotongnya video itu, Winda menyebut ada beberapa saksi yang menyaksikan pemaksaan yang dilakukan oleh suami korban. Saksi yang dimaksud, lanjut Winda adalah perawat lainnya yang menyaksikan kejadian itu.

"Dia yang tau suamiku ini sebenarnya tidak melakukan. Karena tekanan dari Yudi dia ikut menekan suamiku. Jadi mengaku saja biar selesai gitu masalahnya," tutur dia.

Bareskrim polri sendiri telah menerima laporan tersebut dengan nomor LP/213/II/2018/Bareskrim per tanggal 10 Februari 2018. Dalam laporan itu, kedua orang tersebut dilaporkan dalam dugaan tindak pidana pencemaran nama baik melalui ITE sebagaimana dimaksud Pasal 27 dan Pasal 29 undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.

Pada kasus pelecehan seksual sendiri, ZA resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polrestabes Surabaya. Dia terancam pasal 290 KUHP tentang pelecehan seksual kepada seseorang dalam keadaan tidak sadar.


(okezone.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Awas, Corat-coret sampai Remas Uang Rupiah Denda Rp 1 M
Kasus Peremasan Payudara Hantui Wanita di Kebon Jeruk
Persatuan Perawat: Pegang Payudara Pasien, ZA Tak Langgar Kode Etik
RSUD Bengkalis Sanggah Tudingan Terlantarkan Pasien Melahirkan
Beredar Video Pelecehan Seksual Pasien oleh Perawat di Surabaya

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad