Home  / Hukrim
Jambret Mahasiswi, Seorang Residivis Kembali Diamankan Satreskrim Polres Inhil
Selasa, 12 Desember 2017 | 14:22:36
Humas Polres Inhil
As (25) saat diamankan di mapolres Inhil.
TEMBILAHAN, riaueditor.com - Bukannya kapok, As (25) seorang residivis kembali diamankan Tim Harat Unit Opsnal Satreskrim Polres Indragiri Hilir, karena menjambret seorang mahasiswi, Arista (24). Pelaku diamankan di Jalan Perintis Tembilahan, Senin, (11/12/17), sekira pukul 17.00 WIB. 

Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Christian Rony Putra S.IK,MH, melalui Kasat Reskrim AKP Arry Prasetyo SH,MH, membenarkan pihaknya telah mengamankan seorang pelaku jambret. Kasat menjelaskan tersangka melakukan aksinya pada hari Jumat, (8/12/17). Sementara korban mengalami luka di bagian tangan dan kehilangan 2 unit Handphone serta sejumlah uang tunai dan surat-surat berharga senilai Rp. 5 juta.

"Modusnya menyasar penumpang travel perempuan, yang baru sampai pada malam atau dinihari", beber AKP Arry.

Lebih jauh Kasat menceritakan, tersangka melakukan aksinya saat korban baru sampai di Kota Tembilahan. Turun dari mobil, korban kemudian berjalan kaki menuju rumahnya. Namun tiba-tiba datang 2 orang laki-laki yang mengendarai sepeda motor dan langsung menarik tas korban. Tak tinggal diam, korban melawan dan mencoba mempertahankan tasnya. Pelaku tersebut mengeluarkan senjata tajam dan membacokan ke arah tangan, hingga tangan korban terluka, dan tas pun terlepas, kemudian dibawa kabur oleh kedua pelaku.

Polres Indragiri Hilir yang mendapat laporan dari korban, kemudian menurunkan Tim Harat, untuk menyelidiki kasus tersebut. Berdasarkan bukti-bukti yang didapat, pelaku jambret tersebut mengarah kepada tersangka. As berhasil diciduk, saat berada tidak jauh dari rumahnya, tanpa perlawanan. Dari tangan tersangka disita barang bukti 1 unit Handphone merk Samsung. "As ini adalah residivis, dalam kasus curanmor pada tahun 2012", tambah Kasat Reskrim.

Saat ini, tersangka dan barang bukti, sudah diamankan di Mapolres Indragiri Hilir, untuk proses penyidikan lebih lanjut, sedangkan satu orang pelaku lainnya berinisial Up, masih dalam pengejaran Tim Harat.

"Tersangka disangkakan dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, ancamannya 9 tahun," tutup AKP Arry Prasetyo SH,MH. (afs)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Satgas Yonkomposit TNI XXXV-C Selesai Bertugas Kembali Ke Tanah Air
Kembali Menjadi Pengedar Sabu IRT Residivis Kasus Narkoba Diringkus Polres Inhil
Polresta Pekanbaru Kembali Gagalkan Peredaran 4,4 Kg Sabu Asal Malaysia
Novel Baswedan Bilang Perkara Penyiraman Air Keras Bukan Kasus Susah
Minim Barang Bukti Sulitkan Polisi Tangkap Pelaku Penyiraman Novel

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad