Home  / Hukrim
Kejati Riau Tetapkan 18 Tersangka Dugaan Korupsi RTH Pekanbaru
Rabu, 8 November 2017 | 17:25:25
Aspidsus Kejati Riau, Sugeng Riyanta SH
PEKANBARU, riaueditor.com - Tim penyidik tindak pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, akhirnya, menetapkan sebanyak 18 orang tersangka, terkait dugaan kasus korupsi proyek Pembangunan Ruang Terbuka Hijau dan Tugu Integritas di Persimpangan Jalan Ahmad Yani dan Riau Pekanbaru yang menelan APBD Riau tahun 2016 senilai kurang lebih Rp 8 miliar.

Kedelapan belas orang tersangka tersebut, lima orang tersangka diketahui berasal dari kalangan swasta, seperti kontraktor, pengawas dan konsultan. Sedangkan 13 orang lainnya keseluruhannya berasal dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), yang meliputi Kepala Dinas (Kadis), Kabid, Tim Pemeriksa Hasil Pekerjaan PHP (PHO) Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau beserta anggota serta kelompok kerja pada proyek RTH itu.

"Seluruhnya ada 18 orang sudah kita tetapkan sebagai tersangka pada proyek pembangunan RTH dan Tugu Integritas di persimpangan Jalan Riau Ahmad Yani Pekanbaru," kata Aspidsus Kejati Riau, Sugeng Riyanta SH kepada wartawan dalam ekspose perkara dugaan korupsi RTH bersama awak media di ruang Pidsus Kejati Riau, Rabu (8/11/2017).

Adapun kelima orang tersangka dari kalangan swasta tersebut papar Sugeng, adalah inisial K selaku Direktut PT Bumi Riau Lestari, YZB dan tiga dari pihak konsultan pengawas RZ, RM, dan AA.

Sedangkan untuk 13 tersangka lainnya berasal dari kalangan ASN berinisial DR DAS selaku Kepala Dinas, Z selaku Kabid yang juga sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan tersangka HR selaku PPTK.

Selanjutnya untuk lima orang dari tim PHO lanjut Sugeng, berinisial A selaku Ketua Tim PHO, Ir dan S sebagai anggota PHO serta R dan ET.

Kemudian 5 tersangka dari tim kelompok kerja yakni, IS selaku Ketua Pokja, DIR dan RM serta H, anggota Pokja dan H, selaku Sekretaris Pokja.

"Proyek ini senilai Rp8 miliar dan ditemukan kerugian negara Rp2 miliar. Terkait ini kita juga menemukan dua alat bukti bahwa pengadan proyek tersebut ditemukan adanya rekayasa pengaturan tender dan rekayasa pada pengadaan," ulas Sugeng.

Sugeng juga menyebutkan bahwa untuk penanganan proyek RTH di Kaca Mayang bekas taman permainan anak di depan kantor Walikota Pekanbaru, untuk saat ini masih dalam proses penyelidikan dan belum dilakukan penetapan tersangka. "Jika bukti sudah cukup dan kuat kita juga akan beberkan siapa tersangkanya," pungkas Sugeng.

Atas perbuatan 18 orang tersangka ini, mereka bakal dijerat melanggar Pasal 2 Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Seperti diberitakan, tim penyidik Kejati Riau menemukan indikasi dugaan korupsi pada dua pembangunan RTH di Pekanbaru. Kedua proyek itu, adalah pembangunan RTH Kaca Mayang yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman bekas gedung Dekranasda Riau dan taman permainan anak yang dikerjakan PT. Bahana Prima Nusantara selaku kontraktor pelaksana dengan nilai proyek Rp 6.350.479.000,00.

Sedangkan pembangunan RTH dan Tugu Integritas melawan korupsi yang berlokasi di bekas Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Jalan Ahmad Yani Pekanbaru ini, dikerjakan oleh PT. Bumi Riau Lestari dengan nilai kontrak sebesar Rp 8.021.689.000,00.

Kedua proyek tersebut dilaksanakan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau dan menelan APBD Riau 2016 kurang lebih senilai Rp14 miliar.

Peresmina Tugu Integritas itu pun sempat dihadiri Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Raharjo, pada 2016 lalu, sebagai simbol perlawanan terhadap korupsi di Riau. Namun belakangan malah diindikasikan adanya dugaan korupsi yang saat ini disidik oleh Pidsus Kejati Riau. (ars)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Hilman Mattauch, si ‘Wartawan Parlemen’ yang Jadi Tersangka Kecelakaan Setya Novanto
Pengacara: Mobil Novanto Hancur cur cur, Tangan Luka Semua
Setya Novanto Alami Kecelakaan
Kronologi Penjemputan KPK dan Perginya Novanto Bersama Seseorang
KPK Buka Rekaman soal Jatah Rp 100 Miliar untuk Setya Novanto

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad