Home  / Hukrim
Kapolda Riau Klarifikasi Berita Hoax yang Menyudutkan Pihak Lain
Minggu, 22 Oktober 2017 | 21:08:52
ist.
Kapolda Riau Irjen Pol Drs Nandang, MH saat menyampaikan klarifikasinya soal pemberitaan hoax pada awak media di Pekanbaru, Minggu (22/10/2017) malam.
PEKANBARU, riaueditor.com - Terkait adanya pemberitaan yang menyebutkan bahwa keberadaan ‘tentara boleh tidak ada, tapi polisi harus ada’, yang dimuat salah satu media online lokal di Riau, mengkibatkan penilaian yang liar bagi kalangan masyarakat saat ini.

Menanggapi itu, Kapolda Riau Irjen Pol Drs Nandang, MH menegaskan bahwa adanya pemberitaan media tersebut yang mencuat ditengah masyarakat adalah salah satu bentuk pemberitaan hoax dan tidak dapat dipertanggunjawabkan. 

"Oleh karena itu, saya menegaskan kepada masyarakat, untuk tidak langsung mempercayai begitu saja pemberitaan media yang belum jelas informasinya. Apalagi sampai langsung memberikan komentar yang tidak baik, sehingga seolah-olah pemberitaan media tersebut dianggap pembenaran," ujar Kapolda Riau pada awak media dalam klarifikasinya soal pemberitaan hoax tersebut di Pekanbaru, Minggu (22/10/2017) malam.     
               
Kapolda Riau juga menyebutkan adanya pemberitaan yang menyudutkan pihak lain atas statement yang dikutip media secara sepenggal dan mempolitisir ucapan tersebut menjadi sebuah berita yang menyudutkan pihak lain adalah perbuatan yang tidak baik.

Apalagi menurutnya, selama ini jalinan komunikasi dan antar lintas di Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) di Riau, dinilai cukup terjalin dengan baik. Begitu juga dengan sinergitas dengan pemerintah daerah, mulai dari aparatur daerah hingga kabupaten kota di Riau. 

"Oleh karena itu, ia berharap masyarakat jangan mudah menerima informasi yang belum jelas narasumbernya, tapi malah ditanggapi masyarakat secara intens dan mengakibatkan hasil berita hoax tersebut menjadi pembenaran.

Hal senada juga disampaikan Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo SIK, MM kepada awak media, bahwa adanya pemberitaan media online yang menyudutkan statement Kapolda Riau tersebut di acara ramah tamah yang digelar pada Kamis malam (19/10/2017) lalu, dinilai telah menyampaikan informasi yang tidak benar alias hoax.

"Pak Kapolda Riau tidak ada memberikan pernyataan tentant statemen yang menyudutkan pihak lain tersebut. Sebab Kapolda Riau hanya memberikan keterangan pencerahan tentang kegiatan Kambtimas yangs selama ini dilakukan pihaknya," tegas Guntur. (ars)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Dandim 0313/Kpr Dampingi Pimpinan Cabang BRI Serahkan Klaim Personal Accident Nasabah Tabungan Britama
Danrem 031/Wira Bima Pimpin Deklarasi Anti Hoax di Inhu
Dewan Pers Imbau Khotbah Jangan Langsung Jadi Berita
Jadi Korban Berita Hoax, Siti Nurhaliza Ngamuk di Instagram
KPAI Yogyakarta: Media Harus Hati-hati Beritakan Kasus Kekerasan Anak

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad