Home  / Hukrim
Sekuriti Ini Ungkap Fakta Mengejutkan soal Pemilik Spa Harmoni Tempat Pesta Kaum Gay
Minggu, 8 Oktober 2017 | 23:56:55
(Foto: Fahreza/Okezone)
Tempat spa pesta kaum gay disegel Satpol PP Jakarta.
JAKARTA - Diduga ada keterkaitan antara kasus dugaan pesta seks pria penyuka sesama jenis di  T1 Sauna Jakarta Pusat dengan Atlantis Gym di Jakarta Utara. Hal itu diungkapkan oleh salah satu petugas keamanan Ruko Plaza Harmoni di Jalan Suryo Pranoto, Gambir, berinisial T.

"Sama orangnya satu keluarga sama yang di Kelapa Gading (Atlantis). Masih saudara sepupu antara B (pemilik Atlantis) dan H (pemilik T1 Sauna) katanya," kata T di lokasi, Minggu (8/10/2017).

Ia menuturkan, sejak pesta seks sesama jenis di Atlantis Gym dibongkar aparat kepolisian, pendapatan H di T1 Sauna berkurang, sehingga H disebut berniat menutup usahanya tersebut.

Lebih lanjut T menambahkan, di T1 Sauna terdapat kolam renang berukuran kecil di lantai atas. Terdapat juga tempat fitnes dan sauna di lantai dua dan tiga.

Selain itu, lanjut dia, para pengunjung T1 Sauna bervariasi. Mulai dari pemuda hingga lanjut usia. Bahkan, oknum mahasiswa hingga PNS disebut pernah mengunjungi tempat tersebut.

"Banyak yang ke sini mobil mewah. Baju dinas PNS gitu banyak, ABG banyak, kakek-kakek yang sudah tua juga ada. Sejak yang Atlantis digerebek membernya jarang datang. Kemarin yang ditangkap orang baru semuanya itu. Kalau malam Rabu diskon 50%," ujar T.

Sebelumnya, pada Minggu 21 Mei 2017 lalu Polres Metro Jakarta Utara mengamankan 141 pria dalam pesta seks sesama jenis di Atlantis Gym. Kini, kasus serupa terjadi di T1 Sauna Jakarta Pusat, di mana polisi menciduk 51 orang yang tengah memadu kasih dengan sesamanya.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Pusat menggerebek tempat prostitusi pria pencinta sesama jenis yang dilakukan di T1 Sauna, Ruko Plaza Harmoni, Jalan Suryo Pranoto, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat 6 Oktober 2017 malam. Saat diciduk, polisi menemukan fakta bahwa mereka tengah melangsungkan pesta seks sesama jenis.

Akhirnya, sebanyak 51 pria diamankan dari penggerebekan tersebut. Dari puluhan orang itu, terdapat juga empat warga China, seorang warga Thailand, seorang warga Malaysia dan seorang warga Singapura.

Pengelola spa bersama karyawannya telah dija‎dikan tersangka dalam kasus ini. Mereka yakni GG, GCMP, NA, ES dan K. Sementara satu orang lagi dengan inisial H masih buron. Mereka dijerat Pasal 30 jo Pasal 4 Ayat 2 Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 dan atau Pasal 296 KUHP.


(ran/okezone)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
16 Karateka Junior Indonesia Siap Berlaga di Spanyol
Gubri: Program SPAM Durolis Diharapkan Mampu Menjawab Persoalan Air Bersih
Danrem 031/WB: Waspadai Paham Komunis Agar Tidak Berkembang di Indonesia
Waspada Investasi Bodong, Jangan Mudah Percaya Keuntungan Besar!
Gibran dan AHY, Putra Presiden dengan Gaya Berbeda

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad