Home  / Hukrim
Jadi Tersangka, Politikus Golkar Markus Nari Dicegah ke Luar Negeri
Jumat, 2 Juni 2017 | 17:52:42
Jubir KPK Febri Diansyah
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Politikus Golkar, Markus Nari sebagai tersangka dugaan upaya menghalang-halangi penyidikan dan penuntutan perkara korupsi e-KTP.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, pihaknya telah mengirimkan surat ke Ditjen Imigrasi Kemenkumham untuk mencegah Markus Nari berpergian ke luar negeri selama enam bulan ke depan.

Lagi, Pengacara Anton Taufik Dipanggil KPK untuk Miryam Haryani
"MN (Markus Nari) sejak 30 mei 2017, dilakukan pencegahan selama enam bulan ke depan," kata Febri dikantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (2/6/2017).

‎Atas perbuatannya, Markus Nari disangkakan melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana ‎Korupsi (Tipikor) sebagaimana telah diubah engan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Sebelumnya, tim penyidik KPK melakukan penggeledahan di dua kediaman Politikus Golkar, Markus Nari, pada Rabu, 10 Mei 2017. Dalam penggeledahan tersebu‎t, penyidik menyita sejumlah dokumen, serta telfon genggam.

Salah satu dokumen yang disita penyidik yakni, soft copy atau salinan BAP Markus Nari saat memberikan kesaksiannya untuk tersangka Sugiharto di ‎Gedung KPK, Jakarta Selatan. Hingga saat ini, Penyidik masih mendalami asal muasal salinan BAP di kediaman Markus Nari tersebut.


(aky/okezone)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Ini Motif Dirut PT Garam Selewengkan Garam Industri
Waduh! PT Garam Rugikan Negara Miliaran Rupiah
Situs Megalitik Terbanyak dan Terbaik, Kabupaten Lahat Tempatnya!
Perusahaan Ini Untung Rp141 Miliar dari Proyek E-KTP
Megahnya Masjid Raya Baiturrahman Aceh, Kini Seperti Masjid Nabawi Madinah
Terdapat 1 komentar untuk artikel ini.
Makin aneh aja KPK. Markus Nari jadi tersangka karena ada fotocopy-an lembar2 BAP atas dirinya yang sifatnya adalah rahasia. Jadi justru yang menjadi tersangka adalah penyidik KPK sendiri. Siapa yang sudah membocorkan lembar BAP tersebut. Makin tidak profesional saja KPK sekarang. Jangan2 kasus2 yang ada hanya rekayasa?

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU