Home  / Features
Wafatnya sang Pejuang Kebenaran AM Fatwa, Gigih Mengutamakan Keadilan Rakyat
Kamis, 14 Desember 2017 | 22:10:31
okezone
Almarhum AM Fatwa
BANGSA Indonesia kehilangan sosok putra terbaiknya. Politikus senior Andi Mappetahang Fatwa atau akrab dikenal AM Fatwa wafat pada Kamis 14 Desember 2017 sekira pukul 06.17 WIB. Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) itu mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (RS MMC), Jakarta Selatan, akibat menderita komplikasi penyakit yang salah satunya adalah sirosis lever.

Kepergian pria kelahiran Bone, Sulawesi Selatan, 12 Februari 1939, yang sempat aktif di berbagai organisasi seperti HMI, PII, GPII, dan Muhammadiyah ini meninggalkan duka mendalam bagi publik Tanah Air. Pertama adalah Presiden Joko Widodo (Jokowi). Melalui akun media sosial Twitter, ia mengungkapkan turut berbelasungkawa atas meninggalnya AM Fatwa.

"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Kita semua kehilangan Pak AM Fatwa, yang patut kita tauladani dari almarhum adalah keteguhan hatinya dalam memperjuangkan kebenaran. Kita doakan bersama semoga almarhum husnul khotimah dan mendapatkan tempat paling mulia di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala -Jkw," ungkap Presiden Jokowi, sebagaimana Okezone kutip dari akun @Jokowi, Kamis (14/12/2017).

Sementara presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono, yang langsung hadir di rumah duka mengatakan AM Fatwa merupakan sahabat diskusinya dalam memikirkan kondisi bangsa Indonesia ketika 1998. Saat itu, kenang SBY, negara sedang mengalami krisis besar dan mengawali perubahan yang dikenal dengan reformasi.

Ia melanjutkan, AM Fatwa merupakan sosok yang sangat mencintai kebenaran, keadilan, dan demokratis. Hal itu pula yang mengalir dalam pemikiran almarhum.

"Hari ini kita semua berduka karena putra bangsa dipanggil Yang Maha Kuasa. Saya sebagai sahabat Beliau mengucapkan belasungkawa kepada keluarga. Semoga almarhum diterima di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala," ucap SBY usai mendoakan almarhum AM Fatwa.

Sedangkan presiden ketiga RI, Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie, menyatakan AM Fatwa adalah sosok yang memperjuangkan rakyat dan keadilan. "Dia selalu memperjuangkan pikiran rakyat, prorakyat. Dia memperjuangkan keadilan, pemerataan, dan supaya SDM (sumber daya manusia) di Indonesia maju terus, berbudaya, berakhlak baik," katanya saat memberi pesan di rumah duka.

"Dia adalah salah satu panutan dari keluarga pejuang bangsa kita, dan saya tidak mau berpisah dengan Beliau, dengan pejuang-pejuang. Mereka hadir di dalam dimensi yang lain, tapi mereka ada di antara kita, agar supaya perjuangan Beliau dan yang lain itu tidak cuma-cuma," tuturnya.

"Saya menyampaikan, kita bersama-sama melanjutkan perjuangan itu. Pahlawan-pahlawan kita yang dikenal maupun tidak dikenal, dan Beliau adalah salah satunya. Saya berdiri di sini dan saya kenal baik," ucap Habibie.

Jenazah AM Fatwa pun sudah dimakamkan sore ini di Taman Makam Pahlawan Kalibata. Almarhum menuju tempat peristirahatan terakhirnya dengan menggunakan prosesi militer, dan dipimpin Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang.

AM Fatwa yang merupakan politikus tiga zaman (Orde Lama, Orde Baru, Reformasi) ini dikenal sebagai salah satu sosok yang kritis terhadap kebijakan yang tidak mementingkan rakyat. Bahkan, tidak jarang intelektualitas kritis yang dimiliki membuat dia sering mendapat teror dan tindak kekerasan dari rezim-rezim ketik itu.

Sebelum mencapai karier politik cemerlang, AM Fatwa bahkan divonis 18 tahun penjara dari tuntutan seumur hidup saat melakukan orasi politik yang kritis terhadap Orde Baru serta membuka lembaran putih peristiwa Tanjung Priok pada 12 September 1984.

Mencapai karier politik cemerlangnya, AM Fatwa dikenal sebagai deklarator berdirinya Partai Amanat Nasional (PAN) dan menjadi ketua umum pada 1998â€"2005. Lalu kini sampai akhir hayatnya, ia menjabat sebagai Dewan Kehormatan PAN hingga periode 2020.


(han/okezone)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Mayjen TNI Muhammad Sabrar Fadhilah Resmi Menjabat Pangdam I/BB
Selain Sabu, BNN Amankan 30 Ribu Ekstasi dari Kader Nasdem
Perkemahan Perjusami Gudep 03.057-03.058 SMAN 1 Kepenuhan
Seriuskah Vatikan Menangani Kasus Kekerasan Seksual Para Imamnya?
Lolos ke Babak 16 Besar, Timnas U-23 Berpeluang Lawan Tiga Negara Kuat Ini

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad