Home  / Ekbis
IMF: Perang Dagang & Kurs Rugikan Semua Negara
Kamis, 11 Oktober 2018 | 15:20:40
(CNBC Indonesia/Chandra Gian Asmara)
Foto: Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde (tengah) saat pertemuan Tahunan IMF - World Bank Group 2018 di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Bali
BALI - Dana Moneter Internasional (IMF) sama sekali tak menginginkan adanya perang dagang, apalagi perang mata uang karena hanya merugikan kondisi ekonomi global.

Hal tersebut dikemukakan Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde dalam press briefing di sela-sela Pertemuan Tahunan (Annual Meeting) IMF - World Bank 2018 di Nusa Dua, Bali.

"Kami berharap tidak akan ke arah manapun. Ini [perang dagang dan perang mata uang] akan merugikan semua yang terlibat," kata Lagarde.

Mata uang negeri Tirai Bambu dalam beberapa hari terakhir memang jatuh cukup dalam. Tak sedikit yang menilai, pelemahan tersebut sebagai langkah China untuk merespons perang dagang.

Namun, Lagarde tak melihat pelemahan yuan sebagai respons China terhadap perang dagang. "Posisi renmimbi terhadap dolar AS itu kisah sendiri," kata Lagarde.

Menurut Lagarde, perang dagang akan memberikan dampak yang cukup besar terhadap kondisi perekonomian global. Sistem perdagangan global yang sudah tersusun dengan baik, akan berubah dengan sendirinya.

"Jadi seharusnya diperbaiki sistemnya, jangan dirusak. Karena ini akan berdampak kepada supply chain global," ungkapnya.


(cnbcindonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Anggaran Pertemuan IMF-World Bank Besar, Rizal Ramli: Pemerintah ‘Berpesta’ di Atas Derita Korban Bencana
Fahri: Anggaran Gedung DPR Dipakai untuk Acara IMF
Kiprah Bakamla RI Dalam Working Level Meeting di Pakistan
Panglima TNI Dampingi Menlu RI Hadiri Trilateral Meeting Penanggulangan Terorisme
Kasum TNI Hadiri Bilateral Meeting dengan Admiral Sir Philip Jones

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad