Home  / Ekbis
Alami Tekanan Likuiditas, Jiwasraya Tunda Pembayaran Klaim
Kamis, 11 Oktober 2018 | 12:41:22
Foto: Tito Bosnia
JAKARTA - PT Asuransi Jiwasraya (Persero) saat ini mengalami tekanan likuiditas. Alhasil BUMN Asuransi ini menunda pembayaran klaim ke nasabahnya.

Produk yang mengalami penundaan pembayaran klaim adalah bancassurance. Produk ini berada pada 11 bank. 

Berdasarkan dokumen yang diperoleh CNBC Indonesia, Kamis (11/10/2018), penundaan pembayaran ini terungkap melalui beberapa surat direksi Jiwasraya yang dikirimkan ke bank-bank yang bekerjasama menyediakan produk bancassurance. 


Bahkan beredar di sosial media jika Jiwasraya mengalami gagal bayar. Namun hal ini ternyata tidak benar. Pihak BUMN Asuransi tersebut menegaskan hanya mengalami keterlambatan pembayaran.

"Bukan gagal bayar pak, tapi mengalami keterlambatan karena kami sedang mengalami tekanan likuiditas," kata Wiwik Sutrisno yang merupakan Kepala Bagian Komunikasi Korporat PT Asuransi Jiwasraya (Persero), kepada CNBC Indonesia dalam pesan singkatnya, Kamis (11/10/2018).

Ia mengungkapkan, hal ini terjadi karena melemahnya kondisi pasar uang dan pasar modal beberapa waktu terakhir ini.

"Sebagai BUMN, saat ini kami bersama pemegang saham sedang mengupayakan pendanaan untuk dapat memenuhi kewajiban kepada pemegang polis," tutur Wiwik lebih jauh.

Produk bancassurance ini di antaranya bekerja sama dengan PT Bank Tabungan Negara (BTN), PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), KEB Hana, Bank QNB.

Direktur Consumer Banking BTN Budi Satria mengaku belum mengetahui kabar penundaan pembayaran klaim bancassurance BTN dengan Jiwasraya. 

Sementara Komisaris Jiwasraya, Scenaider Clasein Siahaan tengah mencari lebih tahu adanya penundaan pembayaran tersebut. "Saya coba cari tahu. Coba kontak Pak Asmawi [Direktur Utama Jiwasraya] dulu ya," kata Scenaider.

Sementara, CNBC Indonesia mencoba menghubungi Asmawi Syam namun tidak mendapatkan respons. 

Deputi Bidang Jasa Keuangan Kementerian BUMN, Gatot Trihargo justru tidak mengetahui kabar tersebut. "Saya malah tidak mendengar soal itu," kata Gatot ketika dikonfirmasi soal informasi gagal bayar Jiwasraya.


(cnbcindonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Pembangunan Proyek Strategis Nasional di Riau Terancam Ditunda
Pembayaran Kontrak Kerja Pihak Ketiga Baru Dibayarkan 2019
Tunda Bayar ADD 2017 Kabupaten Bengkalis Menunggu PMK Tunda Salur Triwulan IV
Tunda Bayar DD 2017, Kades Pambang Pesisir Ancam Demo Kantor Bupati Bengkalis
Belum Ditransfer ke RKUD, Johansyah: Memang Ada Tunda Bayar ADD Tahun 2017 Sebesar Rp65 Miliar

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad