Home  / Ekbis
Rupiah Terpuruk dan IHSG Anjlok 3%, Peluang BI Naikkan Suku Bunga Lagi
Selasa, 14 Agustus 2018 | 08:29:55
Ilustrasi: Foto Okezone
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan melanjutkan pelemahan. IHSG diramalkan akan bergerak di rentang 5.791-5.900.

Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, turunnya IHSG masih dipicu depresiasi Rupiah yang menyentuh level Rp14.600 per USD. Edwin menyebut dengan pelemahan Rupiah maka membuka peluang kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) 7 Day Repo Rate pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) tanggal 14-15 Agustus.

"Nilai tukar Rupiah yang terjungkal ke level Rp14.600 menjadi pintu masuk Bank Indonesia untuk menaikkan 7DRR menjadi 5,5%," kata dia dalam riset tertulis, Selasa (14/8/2018).

Untuk perdagangan Selasa Edwin memperkirakan IHSG kembali berada di zona merah seiring jatuhnya indeks EIDO, Dow Jones, minyak, emas, nikel, dan timah.

Adapun untuk saham pilihan saat IHSG koreksi, Edwin menyarankan buy untuk saham MARK. Sebab, di tengah kejatuhan tajam IHSG kemarin, saham MARK dapat bertahan, bahkan naik.

"Emiten ini 94% penjualan untuk ekspor, DER hanya 0,41 kali dan proyeksi laba bersih naik lebih dari 50% akhir tahun 2018," kata Edwin.

Sementara saham yang direkomendasikan untuk buy on weakness (BOW) antara lain, GGRM, MYOR, JSMR, ITMG, ADRO, PTBA, HRUM, INDY, BRPT, ICBP, BBNI, BBRI, BMRI, BBTN, TINS, ACES, INTP, SMGR, JPFA, TLKM, BBCA, INKP, INCO, UNTR, MEDC, ASII, ANTM.


(okezone.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
BI Sebut Rupiah Tertekan Hingga 2020, Benarkah?
Dibuka Melemah, Kurs Rupiah Menyentuh Rp 14.919 Per Dollar AS
Tunda 43% Proyek 35 Ribu MW, RI Tekan Impor Rp 149 T
Rupiah Makin Lemah, Sentuh Rp 14.930/US$
Dolar Sentuh Rp14.829, Langkah BI Dinilai Kurang Efektif

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad