Home  / Ekbis
Beda Pelemahan Rupiah era Presiden Soeharto dengan Jokowi
Rabu, 1 Agustus 2018 | 11:27:08
foto: okezone
Uang Rupiah
JAKARTA - Rupiah mengalami perbaikan dengan menguat 6 poin atau 0,04% ke level Rp14.409 per USD, dilansir dari Bloomberg Dollar Index, Selasa (31/7/2018) pada perdagangan spot exchange.

Meskipun begitu, sampai saat ini nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami terdepresiasi hingga sempat ke level Rp14.400 per USD.

Menanggapi kondisi tersebut, Ekonom Senior Indef Didik J Rachbini menyatakan, pelemahan Rupiah terjadi karena banyak faktor yang tak bisa dikelola oleh pemerintah dengan baik. Hal ini didorong koordinasi yang kurang baik dalam menjaga ekonomi fiskal Indonesia.

"Faktor-faktor melemahnya nilai tukar Rupiah gagal dikelola. Tim ekonomi kita tidak solid, antara menko dan antara menteri-menteri berkelahi. Artinya ada masalah leadership kemimpinan ekonomi yang berat saat ini," ujarnya dalam acara Seminar Nasional Ekonomi Pasca Pilkada, di Gedung Semeco, Jakarta, Selasa (31/7/2018).

Dia menyatakan, bila melihat masa kepimpinan Soeharto cadangan devisa dalam kisaran USD30 miliar-USD35 miliar. Angka ini memang lebih kecil dari posisi cadangan devisa pada akhir Juni 2018 yang sebesar USD119,8 miliar, namun menurutnya, Soeharto dinilai bisa mengendalikan inflasi kecuali pada krisis 1998.

Di sisi lain, pada era Joko Widodo (Jokowi) kondisi sektor luar negeri tidak terjaga dengan baik, sehingga nilai tukar Rupiah yang menyentuh Rp14.500 per USD, membuat Indonesia sulit dalam mengimpor.

Dia menilai, kondisi ini memperlihatkan pemerintah tidak dapat menjaga dengan baik dan justru terkesan tidak terkontrol.

"Sekarang nilai tukar kita berat. Nilai tukar Rupiah kita tidak terjaga dengan sebaiknya. Dibiarkan saja, tidak terkontrol dan faktor-faktornya tidak dikembangkan dengan baik," katanya.


(okezone.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
BI Sebut Rupiah Tertekan Hingga 2020, Benarkah?
Dibuka Melemah, Kurs Rupiah Menyentuh Rp 14.919 Per Dollar AS
Tunda 43% Proyek 35 Ribu MW, RI Tekan Impor Rp 149 T
Rupiah Makin Lemah, Sentuh Rp 14.930/US$
Dolar Sentuh Rp14.829, Langkah BI Dinilai Kurang Efektif

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad