Home  / Ekbis
Nilai Tukar Rp14.500 per USD, BI: Masih Pengaruh Global
Jumat, 20 Juli 2018 | 22:09:37
Foto: Ilustrasi Shutterstock
Uang Rupiah.
JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) anjlok sekaligus menembus level paling dalam yakni Rp14.500-an per USD.

Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara mengatakan, pelemahan mata uang Garuda ini masih dipicu faktor ekonomi global. Faktor utamanya adalah pernyataan Gubernur Bank Sentral AS The Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell.

Powell menyatakan, bahwa ekonomi AS berada di titik puncak selama beberapa tahun terakhir. Hal itu ditandai salah satunya dengan inflasi Negeri Paman Sam yang mencapai target The Fed sebesar 2,0%.

Pernyataan Powell, ini diterjemahkan sebagai sinyal kenaikan suku bunga acuan The Fed, sehingga mendorong penguatan Dolar AS dan berujung pada pelemahan Rupiah.

"Jadi gabungan dari The Fed yang memang konfirmasi akan naik. Terus sempat tadi malam Presiden Donald Trump mengkritik The Fed menaikkan bunga, kemudian direvisi pernyataan itu bahwa Trump menghormati independen Bank Central AS, sehingga kemudian USD indeks naik ke atas 95, jadi dolarnya menguat," kata dia di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (20/7/2018).

Penguatan Dolar AS terus mempengaruhi pergerakan mata uang global, tidak terkecuali China. Dalam dua hari terakhir Yuan China terdepresiasi hingga 6,7%, bahkan tadi pagi capai 6,8%. Kemudian Bank Central China intervensi sehingga depresiasi Yuan China turun di bahwa 6,8%.

"Setiap kali China lakukan depresiasi berdampak pada kurs negara-negara emerging market yang lain," jelas Mirza.

Mirza pun mengatakan bahwa Rupiah kali ini tidak melemah sendiri. Mata uang negara-negara lain seperti Afrika Selatan, Brasil, Cili, dan Polandia juga ikut tertekan.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Jumat (20/7/2018) pukul 17.00 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 53 poin atau 0,37% ke level Rp14.495 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.474 per USD-Rp14.545 per USD.

Sementara Yahoofinance mencatat Rupiah melemah 5 poin atau 0,03% ke level Rp14.475 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.468 per USD-Rp14.540 per USD.


(okezone.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Saat Dolar Rp15.000, Bagaimana Nasib Beban Utang Pemerintah?
Rupiah Terlemah Sepanjang Masa dan Terlemah di Asia
Cadangan Devisa Indonesia Merosot US$3,1 Miliar Demi Rupiah
Rupiah Anjlok ke Rp 16.000/US$, Developer Properti Masih Kuat
Mata Uang Asia Perkasa, Rupiah Masih Merana

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad