Home  / Ekbis
Enggan Bayar THR, Karyawan PT Valdo Inc Mengadu ke Disnaker
Jumat, 16 Juni 2017 | 20:14:44
fin/rec
Menejemen PT Valdo Inc Defri saat dimintai keterangan di ruang Kasi Pengupahan Jamsos & Organisasi Pekerja PHI Disnaker Pekanbaru, Jumat (16/06/17).
PEKANBARU, riaueditor.com - Sepuluh orang karyawan Valdo Inc yang dipekerjakan sebagai sales di Transvision terpaksa mengadukan nasibnya ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pekanbaru. Pasalnya, perusahaan outsorching yang diduga tak terdaftar di Disnaker Pekanbaru itu enggan membayar Tunjangan Hari Raya (THR).

Hal ini terungkap saat Disnaker Pekanbaru melalui Kasi Pengupahan Jamsos &Organisasi Pekerja PHI, Dwi Permata Indah SE mempertemukan pihak menejemen dan kesepuluh karyawan, Jumat (16/06/17).

Awalnya pihak menejemen PT Valdo Inc Defri berdalih bahwa tidak diberikannya THR karena sales yang ia pekerjakan di Transvision bukan karyawan melainkan mitra. 

Anehnya status mitra tersebut baru diketahui karyawannya pada Kamis 15 Juni 2017 kemarin. Sedangkan tahun tahun sebelumnya para karyawan tetap mendapat THR.

Menyikapi status mitra ala PT Valdo Inc itu, Dwi Permata Indah sempat terlibat perdebatan dengan pihak menejemen, Defri. Ia mengatakan bahwa dalam UU Naker tidak ditemukan adanya karyawan berstatus mitra.  

Kasi Pengupahan Jamsos & Organisasi Pekerja PHI Disnaker Pekanbaru itu mengancam akan mencabut jaminan PT Valdo Inc jika THR tersebut tak dibayar.

Sebaliknya kepada karyawan PT Valdo Inc, Iryando Danovan dkk, Dwi Permata Indah memastikan THR yang menjadi pengaduan pasti dibayar sebelum lebaran tahun ini.

“Hari Senin pekan depan (19/06/17, red), kita akan jumpa lagi disini untuk menuntaskan soal THR itu”, ujarnya

Sementara terkait kekhawatiran karyawan terhadap ancaman PHK yang bakal dilakukan PT Valdo Inc sebagai konsekwensi atas tuntutan THR ini, Dwi Permata Indah meminta agar melapor ke Disnaker.

“Jika ada yang di PHK atas pengaduan adek adek silahkan lapor, kita akan proses. Makanya jangan khawatir,” ujar Dwi Permata Indah meyakinkan. (fin)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
5 Bulan Gaji 233 PTT Kampar Disetujui Untuk Dibayarkan
Konflik Lahan PT SPS, DPRD Kampar Keluarkan Surat Rekomendasi
Warga Koto Aman Minta PT SBAL Kembalikan Lahan 2 Ribu Hektar Milik Masyarakat
Diduga, PT SPS Tanam Sawit Di Wilayah DAS, BLH Dan Disbun Tutup Mata
PPDPB Sampai Surat Keberatan Penerbitan HGU PT SPS

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad