Home  / Ekbis
Komisi I DPRD Pekanbaru Lihat Ada Kejanggalan Atas Izin Operasional Indomaret
Kamis, 15 Juni 2017 | 14:47:14
ist.
PEKANBARU, riaueditor.com - Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, melihat ada gelagat yang tidak beres dengan pemberian izin Indomaret yang berada di Jalan Sumatera, Pekanbaru. Sebab, pemberian izin tersebut, hingga kini tidak melakukan koordinasi dengan Komisi I.

"Kita akan memanggil kembali pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DPP) terkait pemberian izin operasional Indomaret jalan Sumatera," kata Ketua Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Hotman Sitompul, kepada wartawan, saat ditemui di DPRD Kota Pekanbaru

Sebelumnya gerai ini sempat ditutup karena melanggar aturan, dan pemiliknya sengaja mengangkangi aturan Pemko karena tidak memiliki Izin Usaha Toko Modern (IUTM).

Tidak hanya itu, penolakan itu disertai dengan demo warga sekitar yang tidak terima usaha waralaba raksasa itu dianggap mematikan usaha kecil dan terbukti melanggar aturan izin yang dimiliki.

"Padahal saat sidak koordinasi ini sudah kami tegaskan, sebelum memberikan izin, si pemberi izin dalam hal ini dinas nya harus koordinasi. Sampai sekarang tak ada koordinasi dengan kami," tegasnya.

Politisi PDIP ini juga merasa heran dengan operasional yang dibuka di usaha ritel tersebut. Karena, persyaratan perizinan kemarin dinilai sangat berat dan selesai dengan cepat oleh si pengusaha.

"Apa mungkin persyaratan yang saya pikir cukup berat dan membutuhkan waktu ini, bisa secepat itu clear dibuatkan oleh Dinas, ini sepertinya ada yang tidak beres," ungkapnya.

Dia menegaskan, Pemerintah atau pun Dinas yang bersangkutan, pada 2016 tidak bisa mengeluarkan izin usaha toko modern. Karena dasarnya Pemko tidak punya Perda RTRW/RDTRK/Zonasi. Dan jika ada Dinas yang berani mengeluarkannya tentu akan berhadapan dengan hukum.  

"Perda ini kan aturan yang dibuat untuk dipatuhi. Dan perda ini menjadi dasar hukum untuk bertindak. Kami akan turun ke sana lagi (Indomaret Sumatera, red), karena indomaret itu buka tidak ada koordinasi, kabarnya izinnya sudah keluar, tapi kami tidak dikabari, padahal perjanjiannya tidak begitu, kalau memang nanti terbukti menyalah, kami akan rekom tutup," tegasnya. (Eza)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Papan Reklame Tanpa Izin Menjamur Di Siak Hulu
Menguak Pemilik Alexis
Respons Warga Sekitar Alexis Soal Penutupan ‘Surga Dunia’
Pencabutan Izin HTI RAPP Akan Kembalikan Martabat Rakyat Riau
KPID Tegaskan Lembaga Penyiaran Wajib Miliki Izin Penyelengaraan Penyiaran

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad