Home  / Advertorial
2018, Pemprov Riau Bangun 2024 RSLH di 12 Kabupaten Kota
Triwulan III, Pembangunan RSLH Riau Capai 40 hingga 70 Persen
Selasa, 7 Agustus 2018 | 19:12:34
riaueditor.com
Ket: Progres Kondisi Fisik Pembangunan Rumah Sehat Layak Huni (RSLH) yang dilakukan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Propinsi Riau, mencapai 40 hingga 70 persen yang tersebar di 12 Kabupaten Kota Riau
PEKANBARU, riaueditor.com - Memasuki triwulan III tahun 2018, realisasi fisik Pembangunan Rumah Sehat Layak Huni (RSLH) yang saat ini dilaksanakan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Propinsi Riau, sudah mencapai 40 hingga 70 persen yang tersebar di 12 Kabupaten Kota Riau.

Sebagaimana diketahui, tahun 2018 ini Pembangunan RSLH yang dilakukan DPKPP Riau, mencapai 2024 unit tersebar di 269 Desa yang terbagi pada 12 Kabupaten Kota di Riau.

"Saat ini memasuki triwulan ketiga, kemajuan progres yang sudah kita laksanakan pada pembagunan RSLH itu, sudah mencapai 40 hingga 70 persen. Dengan realiasai penyerapan anggaran mencapai kurang lebih 40 persen," kata Kepala Dinas (PKPP) Riau, melalui Kabid PKPP Ir. Armansyah, AP, MT pada oketimes.com dan riaueditor.com saat disambangi di kantornya, Selasa 7 Agustus 2018 pagi.

Dijelaskan Armansyah, Pembangunan RSLH yang dilakukan Dinas PKPP Riau, merupakan salah satu program prioritas yang dilakukan Pemerintah Provinsi (pemprov) Riau sejak tahun 2016 lalu. Dimana pembagunan RSLH, diutamakan kepada para warga yang kurang mampu di Riau, sehingga sangat dibutuhkan pelaksanaannya dengan baik.

"Harga pembangunan satu unit RSLH tetap bervariasi, hal ini dilakukan sesuai dengan kondisi letak geografis pemukiman penduduk yang mendapatkan bantuan RSLH Riau," terang Armansyah.

Armansyah menerangkan, ada pun variasi harga per satu unit RSLH yang dilakukan terbagi di untuk di empat wilayah letak geografis permukiman tersebut, antara lain harga untuk di wilayah 4 untuk wilayah pesisir harga pembangunan 1 unit RSLH bisa mencapai Rp 57,5 juta rupiah per unitnya.                     

Sedangkan untuk wilayah daratan dan perbukitan kawasan, atau wilayah 1, 2 dan 3, harga per satu unit RSLH yang dibangun mencapai Rp 55 hingga 56 juta rupiah dalam satu unit RSLH.

Menurutnya, Pembangunan RSLH tahun ini, dilaksanakan dengan sistim pekerjaan kelompk masyarakat (Poknas) yang tersebaar di 269 Desa Kabupaten Kota di Riau. Dengan wak pelaksanaan hingga akhir Desember 2018 mendatang. 

"Pembangunan RSLH sebanyak 2024 unit ini, kita targetkan akan tuntas pada akhir Desember 2018 nanti. Kita Doa kan saja bersama pelakanaan pembangunan RSLH tahun ini berjalan lancar seperti tahun sebelumnya," pungkas Armansyah.

Menurutnya, selama dilaksanakannya program pembangunan RSLH yang dilakukan oleh Pemprov Riau selama ini, setidaknya bisa membantu masyarakat yang berpenghasilan rendah dan kurang mampu di Riau. Sehingga program pemertintah dalam mengentaskan kemiskinan di Riau bisa berkurang dari tahun sebelumnya. 

"Pembangunan RSLH ini banyak mendapat perhatian khusus dari masyarakat selama ini, sebab dengan adanya program pembangunan RSLH di Riau, setidaknya dapat terbantu dan mengucapkan syukur kepada pemerintah atau Pemprov Riau selama ini," pungkas Armansyah.

Terpisah, Ahmad (55) tahun, warga Kelurahan Kulim Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru, saat ditemui di kediamannya, Selasa siang, mengatakan bahwa dirinya saat ini bersyukur telah mendapatkan program bantuan RSLH yang dilaksanakan pemprov Riau tahun ini.

"Saya sangat beryukur dan berterimakasih kepada pemerintah, (pemprov riau-red) yang sudah mau membangun rumah yang akan kami tempati ini nantinya lebih bagus lagi. Sebab selama puluhan tahun rumah kami hany terbuta dari papan saja, dan atap seng sudah pada bocor. Dengan adanya, program ini, tentunya bisa membantu kami untuk berteduh sebagaimana baiknya," tutur Ahmad seraya memanjatkan doa syukur kepada Allah SWT. (advertorial)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Polemik RLH, Ketua RW 08 Palas Tegaskan NK Bukan Warganya
Domisili Oknum Caleg Penerima RLH Tak Sesuai Fakta Lapangan
Dewan Desak Instansi Terkait Batalkan RLH di Kelurahan Palas
Sudah Empat Gubernur Berganti, Harapan Veteran Dibuatkan Monumen Selalu Kandas
Warga Palas Pertanyakan Pembangunan RLH

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad